081267976023 Jl. Raden Mattaher No.33 Jambi 36123 bratanatahospital@gmail.com
RUMAH SAKIT TK. III 02.06.01 Dr BRATANATA
STAF PENGAWAS INTERNAL

PROFIL PENGAWAS INTERNAL
RUMKIT TK.III DR. BRATANATA

PENDAHULUAN

 

1. Umum.
a. Rumah Sakit Tk. III 02.06.01 dr Bratanata merupakan salah satu Rumah Sakit rujukan milik TNI/ Pemerintah yang berada diwilayah Kodam II/Sriwijaya tepatnya berada di Kota Jambi. Rumah Sakit  Tk. III 02.06.01 dr Bratanata memberikan pelayanan kesehatan bagi Prajurit, PNS dan Keluarganya beserta masyarakat umum di Provinsi Jambi yaitu wilayah Korem 042/GAPU.
b. Badan Layanan Umum yang selanjutnya disingkat BLU adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada  masyarakat berupa penyediaan barang dan atau jasa yang diselenggarakan tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.
c. Sistem Pengendalian Intern adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang­ undangan.
d. Pengawasan Intern adalah suatu kegiatan pemberian keyakinan dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional BLU, melalui pendekatan yang sistematis, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata kelola BLU.
e. Satuan Pengawasan Intern BLU yang selanjutnya  diaplikasikan ke Satker PK BLU Rumah Sakit Tk. III 02.06.01 dr. Bratanata dengan dasar Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor 70 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Badan Layanan Umum Bidang Perumahsakitan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
f. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah mengatur bahwa pelaksanaan audit intern di lingkungan instansi pemerintah dilaksanakan oleh pejabat yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan yang telah memenuhi syarat kompetensi keahlian sebagai auditor. Hal tersebut selaras dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel serta bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme pada berbagai aspek pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan yang dituangkan dalam Undang? Undang No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN.

2. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Republik Indonesia nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 1684/MENKES/PER/XII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit maka rumah sakit perlu membentuk keberadaan suatu Satuan Pengawasan Internal.
b. Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern dan SK Menkes Nomor 938/Menkes/SK/XI/1992 tentang perlunya pembentukan SPI di Rumah Sakit.
c. Perkasad 70 tahun 2022 tentang badan layanan umum bidang perumahsakitan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

3. Struktur Organisasi
    Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor : Sprin/3237/VIII/ 2021 tanggal  27 Agustus 2021 tentang Organisasi dan Tugas Kesehatan Komando Daerah Militer (Orgas Kesdam)  termasuk di dalamnya Staf Pengawas Internal (SPI) Rumah Sakit Tk. III 02.06.01 dr Bratanata.

4. Data Kualifikasi Personil Staf SPI.

5. Visi dan Misi.
Visi SPI
“SPI Rumah Sakit Tk III. Dr Bratanata Jambi Sebagai Auditor Internal Yang Professional Dan Independen Dalam Melaksanakan Tugas, Fungsi Dan Tanggungjawab Dalam Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas Dan Citra Publik Dalam Pelayanan Untuk Mewujudkan Good Governance Atas Penyelenggaraan Kegiatan Rumah Sakit Tk III. Dr Bratanata Jambi”


Misi SPI
a. Membantu pimpinan Rumah Sakit Tk III dr Bratanata Jambi.untuk mengidentifikasi, meminimalkan dan berupaya semaksimal mungkin mengurangi terjadinya resiko atas penyelenggaraan kegiatan pelayanan di Rumah Sakit Tk III dr Bratanata Jambi
b. Sebagai mitra kerja diberbagai tingkat manajemen dan melakukan fasilitas serta bimbingan dalam mengelola berbagai kegiatan yang dinilai berpotensi menimbulkan masalah, dan membantu mengatasi berbagai masalah yang dihadapi.
c. Membantu semua unit Kerja struktural maupun fungsional di dalam organisasi Rumah Sakit Tk III dr Bratanata Jambi dalam meningkatkan kinerja rumah sakit serta pemanfaatan sumber daya yang efektif dan efesien, berkeadilan dan berkelanjutan.
 
6. Tugas Pokok dan Fungsi
a. Tugas Pokok. “Melaksanakan pengawasan Internal di unit kerja Rumah Sakit guna mencegah terjadinya penyalahgunaan dan penyimpangan dalam penyelenggaraan program kerja Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata, serta terwujudnya tertib administrasi dalam penyelenggaraan program kerja untuk mendukung tugas pokok bidang pelayanan kesehatan, secara terpadu, serasi dan optimal”


b. Fungsi-Fungsi.
1) Fungsi Utama
a) Pengawasan Bidang Umum.   Melaksanakan pengawasan terhadap kinerja seluruh penyelenggaran fungsi organic di Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata.
b) Pengawasan Bidang Perbendaharaan. Melaksanakan pengawasan terhadap anggaran/keuangan dan verifikasi seluruh penyelenggara fungsi organic di Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata.      
c) Melaksanakan pengawasan bidang teknis Kesehatan di Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata.
d) Menyelenggarakan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi bidang perbendaharaan, teknis, dan umum di unit kerja Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata.
 2) Fungsi Organik. Meliputi kegiatan di bidang pengamanan, sumber daya manusia, logistik, perencanaan dan pengawasan dalam rangka mendukung tugas pokok Rumkit Tk III 02.06.01 dr Bratanata.
 
7. Sistim Pengendalian Intern    
Satuan Pemeriksa Internal sesuai Perkasad 70 tahun 2022 tentang Badan Layanan Umum bidang perumahsakitan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat meliputi kegiatan Sbb :   
a. Sistem Pengendalian Intern sebagaimana dimaksud bertujuan untuk mewujudkan :
1) Tercapainya efektivitas dan efisiensi kegiatan Satker PK-BLU.
2) Keandalan dan integritas informasi keuangan dan kinerja Satker PK-BLU;
3) Pengamanan Aset Satker PK-BLU.
4) Ketaatan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.


b. Sistem Pengendalian Intern sebagaimana dimaksud meliputi:
1) Lingkungan pengendalian.
2) Penilaian risiko.
3) Aktivitas pengendalian.
4) Sistem informasi dan komunikasi.
5) Pemantauan pengendalian intern.


c. SPI sebagaimana dimaksud dalam memiliki tugas sebagai berikut:
1) Menyusun dan melaksanakan rencana Pengawasan Intern.
2) Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan sistem manajemen risiko
3) Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya.
4) Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diawasi pada semua tingkat manajemen.
5) Membuat laporan hasil Pengawasan Intern dan menyampaikan laporan tersebut kepada Kepala Satker PK-BLU dan Dewan Pengawas.
6) Memberikan rekomendasi terhadap perbaikan/ peningkatan proses tata kelola dan upaya pencapaian strategi bisnis Satker PK-BLU.
7) Memantau,  menganalisis,dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi pengawasan oleh SPI, aparat pengawasan intern Pemerintah dan/atau Inspektorat TNI AD, aparat pemeriksaan ekstern Pemerintah, dan pembina Satker PK-BLU
8) Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi pengawasan oleh SPI, aparat pengawasan intern Pemerintah dan/atau Inspektorat TNI AD, aparat pemeriksaan ekstern Pemerintah, dan pembina Satker PK-BLU.
9) Melakukan reviu laporan keuangan.
10) Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.
11) Menyusun dan memutakhirkan pedoman kerja serta sistem dan prosedur pelaksanaan tugas SPI.
12) Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


d. SPI dalam melaksanakan tugas memiliki kewenangan sebagai berikut :
1) Mendapatkan akses terhadap seluruh dokumen, pencatatan, sumber daya manusia, dan fisik Aset Satker PK-BLU pada seluruh bagian dan unit kerja lainnya.
2) Melakukan komunikasi secara langsung dengan pimpinan Satker PK-BLU dan/atau Dewan Pengawas.
3) Mengadakan rapat secara berkala dan insidental dengan pimpinan Satker PK-BLU dan/atau Dewan Pengawas.
4) Melakukan koordinasi dengan aparat pengawasan intern Pemerintah dan/atau Inspektorat TNI AD serta aparat pemeriksaan ekstern Pemerintah.
5) Mendampingi aparat pengawasan intern Pemerintah dan/atau Inspektorat TNI AD serta aparat pemeriksaan ekstern Pemerintah dalam melakukan pengawasan.


e. SPI  menyusun  rencana  program  kerja  tahunan  Pengawasan Intern  dan  menyampaikannya  kepada  Kepala Satker PK-BLU untuk mendapatkan persetujuan.

f. Rencana program kerja tahunan Pengawasan Intern dapat dikecualikan untuk pengawasan yang tidak terjadwal dan/atau dirahasiakan.


g. SPI melaksanakan pengawasan berdasarkan rencana program kerja tahunan Pengawasan Intern yang telah disetujui oleh kepala Satker PK-BLU sbb :
1) SPI Menyusun laporan hasil pengawasan dan menyampaikan kepada kepala satker PK-BLU dan Dewan Pengawas.
2) Kepala satker PK-BLU menyampaikan laporan hasil pengawasan secara berjenjang kepada Kasad/Pangkotama dengan tembusan kepada Irjenad/Irdam selanjutnya Kasad melaporkan kepada Kemhan.
3) Kepala satker PK-BLU memperhatikan dan menindaklanjuti laporan hasil pengawasan dan segera mengambil Langkah yang diperlukan atas segala sesuatu yang dikemukakan dalam laporan hasil pengawasan.
4) Kepala satker PK-BLU wajib menjaga dan mengevaluasi kualitas fungsi pengawasan intern di satker PK-BLU.
5) SPI secara efisien dan efektif melaksanakan pemantauan dan mendorong tindak lanjut rekomendasi pengawasan SPI, Apip dan/Inspektorat TNI AD, apparat pemeriksaan ekstern pemerintah, dan Pembina satker PK-BLU.
6) SPI melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut kepada kepala satker PK-BLU dan dewan pengawas yang minimal memuat :
a) Permasalahan yang menjadi temuan dan rekomendasi.
b) Target waktu penyelesaian.           
c) Status penyelesaian.


8. Sasaran Mutu SPI.
a. Melakukan audit internal minimum satu kali setahun
b. Memberikan rekomendasi 100% kepada pimpinan berdasarkan hasil temuan
c. Layanan SPI
d. Audit Internal
e. Reviu Pelaporan Keuangan
f. Pendampingan
g. Monitoring dan Evaluasi
 
9. Pelaporan.
a. Laporan Triwulan.          
b. Laporan Semester.           
c. Laporan Dewan Pengawas BLU.

10. DOKUMENTASI KEGIATAN
1. Pengawasan Pelayanan Rumkit dr.Bratanata 02.06.01
- Ka. BPJS                    
- Ka. Rajal
- Ka. Instalwatnap                 
- Kawat

2. Penertiban Ruang Pendaftaran

Penyelesaian penumpukan pasien di Ruang pendaftaran Rs dr. Bratanata

3. Giat Reviu LK SMT I TA 2023  dan Anomali Tunkin dari Itdam II/Swj


4. Kegiatan rapat internal ttg pembahasan rujukan parsial RS dr Bratanata dipimpin oleh Wakarumkit.

5. Dokumentasi giat Rekon LK Semester I 2023

6. Dokumentasi giat Rekon LK Semester II 2023

7. Pemekrisaan Susunan Wabku